Cara Kerja Sama Publisher dan Advertiser di Tengah Pandemi Virus Corona

Virus Corona telah menjadi pandemi global di 2020. Pandemi virus Corona berdampak bagi banyak pelaku bisnis dan usaha di seluruh dunia. Hal tersebut juga berlaku terhadap para publisher dan advertiser. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh IAB (Interactive Advertising Bureau), terjadi penurunan pendapatan iklan di media digital/daring sebesar 19-25%. Sedangkan, untuk media tradisional seperti TV dan Media Cetak mengalami penurunan sebesar 27-32%. Itu semua dialami oleh publisher di Amerika Serikat, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga di Indonesia.

Masih berdasarkan hasil riset IAB, terdapat peningkatan Kunjungan Situs Web Berita/Digital News Site yang signifikan hingga 523 kunjungan per minggu pada awal hingga pertengahan Maret 2020. Walau ada sedikit gangguan karena pandemi Virus Corona, tetapi traffic kunjungan news meningkat sehingga pada saat ini pihak advertisers/brand tidak perlu untuk menghentikan campaign. Sebaliknya, di sini pihak advertiser bisa melakukan penyesuaian pesan yang akan disampaikan sebelum campaign. Jadi, isi pesannya bisa lebih disesuaikan dengan kondisi yang tengah terjadi saat ini.

Perlu diketahui, berdasarkan riset yang dihimpun oleh IAB, News Publisher terdampak cukup signifikan karena banyak pihak buyers/advertisers yang membatalkan dan menghentikan iklan serta campaign untuk sementara waktu dengan persentase di kisaran 86-88%, di mana untuk Publisher Non-News hanya sebesar 70-79%. Akibat hal ini, bisnis publisher menjadi cukup “terpukul” atau “terdampak” dari segi pendapatan iklan di 2020.

Dalam hal ini, tentu Publisher tidak bisa selamanya berdiam diri dan menunggu keajaiban bahwa pendapatan mereka akan tiba-tiba naik dengan sendirinya. Perlu usaha dan perlakuan khusus di tengah pandemi Virus Corona ini agar bisnis tetap bisa berjalan, terutama dalam hal berhubungan dan bekerja sama dengan pihak advertisers/brand. Alangkah baiknya untuk memberikan opsi yang lebih fleksibel kepada pihak advertiser/brand selama pandemi virus Corona ini berlangsung.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi tips dan cara bagi Publisher dalam bekerja sama dengan Advertisers di tengah Pandemi Virus Corona:

  • Menggeser campaign ke tanggal berikutnya 
  • Menciptakan content adjacency / sponsor konten yang berbeda yang dapat dimanfaatkan oleh buyers
  • Menciptakan peluang adjacency / sponsorship konten yang sepenuhnya baru 
  • Bekerja sama dengan buyer untuk mengubah creative message yang hendak disampaikan
  • Menawarkan lebih banyak nilai tambah kepada advertisers 
  • Menawarkan harga lebih rendah kepada advertisers
  • Menawarkan layanan kreatif yang bisa dimanfaatkan oleh advertisers

Selain itu, Publishers juga bisa melakukan kerja sama dengan pihak advertisers/brand yang bisnisnya tidak terlalu banyak terpengaruh di masa pandemi Virus Corona. Dengan bekerja sama, maka kedua belah pihak akan diuntungkan. Pihak advertiser/brand dapat mengiklankan produk-produk yang dirasa terkait/diperlukan oleh konsumen di tengah pandemi Virus Corona. Sedangkan dari pihak publisher sendiri juga diuntungkan dengan terisinya slot iklan di laman website mereka sehingga bisnis tetap dapat berjalan di tengah masa pandemi ini.

Berdasarkan riset oleh IAB, ada beberapa kategori brand yang tidak terlalu terdampak bisnisnya di masa pandemi Virus Corona yakni:

  • Kosmetik dan perlengkapan mandi 
  • Kebutuhan rumah tangga
  • Online Retail
  • Kesehatan
  • News and Politics
  • Minuman beralkohol
  • Game
  • Telekomunikasi
  • Kebutuhan bayi, anak-anak, dan orang tua
  • Pet/Pet Supply

Yang terpenting selama masa pandemi Virus Corona ini adalah kita semua harus bersiap dengan segala ketidakpastian yang ada dan lebih fleksibel terhadap pihak advertiser/brand. Tak ada salahnya jika Publisher memberikan keleluasaan dan lebih menjaga hubungan/relasi terhadap advertiser/brand eksisting agar mereka tetap senantiasa beriklan di laman website kita. Selain itu, cobalah untuk sesekali melakukan pendekatan yang lebih bersifat konsultatif dan persuasif. Dengan melakukan hal itu, niscaya Publisher dan Advertiser/Brand akan saling mengerti  sehingga bisa bersama-sama yakin bahwa kita semua akan mampu melewati masa sulit ini.

Itulah tips dan cara yang bisa dilakukan oleh publisher dalam bekerja sama dengan advertisers di tengah pandemi virus Corona yang telah mengglobal ini. Anda tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai strategi lainnya? Silakan berdiskusi dengan tim ProPs kami yang siap membantu Anda. Info lebih lanjut klik di sini.

The content has been copied..